Bekerjalah dalam kelompok yang terdiri atas 3–4 orang.
Perhatikan beberapa pasangan segitiga yang diberikan oleh guru pada LMS.
Untuk setiap pasangan, diskusikan:
Lengkapi tabel berikut.
| Pasangan | Informasi yang Diketahui | Kongruen/Tidak | Alasan/Syarat |
|---|---|---|---|
| A | … | … | … |
| B | … | … | … |
| C | … | … | … |
Tantangan: Jangan hanya menuliskan "kongruen". Jelaskan mengapa kalian memilih jawaban tersebut.
Sekarang perhatikan dua segitiga berikut.
Segitiga PQR
Segitiga ABC
Diskusikan bersama kelompok.
1. Bandingkan sisi-sisi yang bersesuaian.
2. Tentukan:
3. Apakah ketiga perbandingan tersebut sama?
4. Apakah kedua segitiga sebangun?
5. Berapa faktor skala dari segitiga PQR ke segitiga ABC?
Setiap kelompok mendapatkan beberapa kartu kasus dari guru.
Contoh:
Kasus A
Dua segitiga memiliki tiga pasang sisi yang sama panjang.
Kasus B
Dua segitiga memiliki dua sudut bersesuaian yang sama besar.
Kasus C
Dua segitiga memiliki dua sisi yang sama panjang dan sudut apit yang sama besar.
Kasus D
Dua segitiga memiliki tiga pasang sisi yang perbandingannya sama.
Tugas kelompok:
Kelompokkan setiap kasus ke dalam:
Kemudian berikan alasan matematis untuk setiap pengelompokan.
Sekolah ingin membuat miniatur papan nama sekolah.
Papan nama asli memiliki ukuran:
3 m × 1,2 m
Kelompok kalian diminta membuat miniatur dengan panjang 75 cm.
Setiap kelompok memilih satu hasil diskusi terbaik untuk dipresentasikan.
Dalam presentasi, jelaskan:
Kelompok lain memberikan minimal satu pertanyaan atau tanggapan.
Perhatikan pernyataan berikut:
"Jika dua bangun kongruen, maka kedua bangun tersebut pasti sebangun. Namun, dua bangun sebangun belum tentu kongruen."
Diskusikan apakah pernyataan tersebut benar atau salah.
Kemudian berikan:
Buatlah dua contoh pasangan bangun:
Gambarkan kedua pasangan tersebut di buku atau kertas, kemudian tentukan ukuran sisi-sisi yang bersesuaian.
Belum ada aktivitas diskusi dari guru dan siswa.