Pernahkah kalian memperhatikan pola yang terbentuk dari benda-benda di sekitar kita?
Misalnya, susunan kursi di sebuah aula, jumlah ubin pada suatu pola, susunan korek api, jumlah kursi pada setiap baris di bioskop, atau susunan benda yang semakin bertambah secara teratur.
Perhatikan ilustrasi berikut.
Baris 1: ● ● ●
Baris 2: ● ● ● ● ●
Baris 3: ● ● ● ● ● ● ●
Baris 4: ● ● ● ● ● ● ● ● ●
Tanpa menghitung satu per satu, apakah kalian dapat memprediksi banyak benda pada baris berikutnya?
Bagaimana kalian mengetahui bahwa polanya bertambah secara teratur?
Pada pembelajaran ini, kalian akan belajar menemukan pola, menentukan hubungan antarbilangan, memprediksi suku berikutnya, serta menggeneralisasi pola sehingga kalian dapat menentukan suku tertentu tanpa harus menuliskan seluruh susunan.
Perhatikan beberapa pola bilangan berikut.
2, 4, 6, 8, 10, ...
5, 8, 11, 14, 17, ...
3, 6, 12, 24, 48, ...
Amati ketiga pola tersebut.
Kemudian pikirkan:
Apa yang berubah dari satu bilangan ke bilangan berikutnya?
Apakah pola tersebut dapat digunakan untuk memprediksi bilangan berikutnya?
Bagaimana cara menentukan bilangan yang letaknya jauh, misalnya suku ke-20 atau suku ke-100, tanpa menuliskan semua suku sebelumnya?
Tuliskan dugaan awal kalian pada kolom jawaban LMS.
Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan pengamatan dan pengetahuan awal kalian.
Perhatikan barisan:
4, 7, 10, 13, 16, ...
Menurut kalian, bilangan berikutnya adalah berapa?
Jelaskan pola yang kalian temukan.
Perhatikan susunan berikut:
●
● ● ●
● ● ● ● ●
● ● ● ● ● ● ●
Jika pola tersebut dilanjutkan, berapa banyak titik pada susunan berikutnya?
Bagaimana kalian mengetahuinya?
Perhatikan barisan:
10, 15, 20, 25, 30, ...
Apa hubungan antara:
Apakah hubungan tersebut selalu sama?
Diberikan barisan:
3, 6, 9, 12, 15, ...
Tanpa menuliskan seluruh bilangan dari awal, menurut kalian bagaimana cara menentukan suku ke-20?
Jelaskan strategi yang mungkin kalian gunakan.
Perhatikan dua barisan berikut.
Barisan A:
2, 4, 6, 8, 10, ...
Barisan B:
2, 4, 8, 16, 32, ...
Kedua barisan sama-sama mengalami pertambahan nilai.
Menurut kalian:
Apakah pola perubahan pada kedua barisan tersebut sama?
Jelaskan perbedaannya berdasarkan hubungan antar sukunya.
Sekarang perhatikan pola berikut:
1, 4, 9, 16, 25, ...
Tuliskan dugaan awal kalian.
💭 Tidak masalah jika jawaban kalian belum tepat. Pada tahap Eksplorasi Konsep, kita akan membuktikan pola tersebut dan menemukan cara yang lebih sistematis untuk menentukan suku tertentu.
| Absen | Nama Siswa | Jawaban / Tugas | Nilai & Umpan Balik |
|---|---|---|---|
|
2 8C |
Candreva Davin Alfarizqy | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
3 8C |
Dani Fahrizky Agung | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
4 8C |
Denon Hartati | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
5 8C |
Desak Ketut Amartya Putri | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
8 8C |
I Ketut Rai Dharmawan | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
9 8C |
I Komang Dedi Prayoga | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
10 8C |
I Komang Narendra Maheswara | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
11 8C |
I Made Riski Megantara Putra | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
14 8C |
I Putu Agus Dana Merta Meidivpa Yoga | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
15 8C |
I Putu Agus Praditya | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
16 8C |
I Putu Bagus Sujana Yasa | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
18 8C |
Kanaya Purwaoctavia Haji | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
20 8C |
Komang Dharma Wijaya Putra Pucangan | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
23 8C |
Made Ditha Ranaya Putri | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
|
24 8C |
Muhammad Ulul Rosyad | Buka Tugas |
Belum Dinilai |
Belum ada aktivitas diskusi dari guru dan siswa.