Pada tahap ini kalian akan mempelajari dua kelompok fungsi pencarian data di Microsoft Excel:
Pelajari setiap bagian secara berurutan, lalu kerjakan latihan pemahaman di akhir setiap sub-bagian.
Fungsi Lookup membantu menemukan nilai tertentu dalam suatu rentang data dan mengembalikan nilai yang sesuai dengan kriteria pencarian.
VLOOKUP digunakan untuk mencari nilai tertentu dalam kolom pertama dari suatu tabel atau rentang data, lalu mengembalikan nilai yang sesuai dengan kriteria pencarian.
Format rumus:
=VLOOKUP(lookup_value; table_array; col_index_num; [range_lookup])
| Komponen Rumus | Arti Sederhana | Penjelasan |
|---|---|---|
| lookup_value | Kata Kunci | Nilai acuan yang ingin dicari (harus berada di kolom paling kiri tabel sumber) |
| table_array | Tabel Sumber | Rentang sel (blok data) tempat mencari informasi |
| col_index_num | Nomor Kolom | Angka urutan kolom pada tabel sumber yang berisi jawaban/hasil yang diambil |
| [range_lookup] | Kecocokan | Diisi FALSE (atau 0) untuk data sama persis. Diisi TRUE (atau diabaikan) untuk mencari nilai mendekati |
Contoh Kasus: Mengisi Biaya SPP di sel D2 berdasarkan kelas siswa (Wayan, kelas VII), mengacu pada Tabel Acuan berikut:
Tabel Acuan (baris 12–15): Kelas VII, VIII, IX dengan Biaya SPP dan Biaya Kegiatan masing-masing.
Langkah-langkah:
=VLOOKUP(C2, $C$13:$F$15, 2, 0)Cara kerja rumus:
Untuk Biaya Kegiatan di sel E2, rumusnya hampir sama, hanya mengganti nomor kolom menjadi 3:
=VLOOKUP(C2, $C$13:$F$15, 3, 0)
Setelah satu baris selesai, arahkan kursor ke pojok kanan bawah sel hingga berubah menjadi tanda plus (+), lalu klik dan tarik (drag) ke bawah untuk mengisi seluruh baris data secara otomatis.
💡 Tips Cepat: Blok tabel acuan, lalu tekan F4 pada keyboard agar muncul tanda dolar ($). Ini berfungsi untuk "mengunci" tabel acuan agar posisinya tidak bergeser saat menarik (drag) rumus ke bawah.
Jika VLOOKUP mencari data secara menurun (vertikal), maka HLOOKUP adalah kebalikannya — mencari data (kata kunci) secara mendatar (horizontal) pada baris paling atas dari tabel acuan, lalu mengambil nilai dari baris tertentu yang sejajar di bawahnya.
Format rumus:
=HLOOKUP(lookup_value, table_array, row_index_num, [range_lookup])
| Komponen Rumus | Arti Sederhana | Penjelasan |
|---|---|---|
| lookup_value | Kata Kunci | Nilai acuan yang dicari (harus berada di baris paling atas tabel acuan) |
| table_array | Tabel Sumber | Rentang sel (blok data) tempat mencari informasi |
| row_index_num | Nomor Baris | Angka urutan baris pada tabel acuan tempat mengambil jawaban. Misalnya, jika jawaban ada di baris kedua, masukkan angka 2 |
| [range_lookup] | Kecocokan | Diisi FALSE (atau 0) untuk data sama persis. Diisi TRUE (atau diabaikan) untuk mencari nilai mendekati |
Contoh Kasus: Tabel Acuan kali ini disusun memanjang ke samping (horizontal): Kelas (VII, VIII, IX) sebagai baris atas, dengan Biaya SPP dan Biaya Kegiatan di baris-baris di bawahnya.
Langkah-langkah mengisi Biaya SPP Wayan di sel D2:
=HLOOKUP(C2, $C$12:$F$14, 2, 0)Cara kerja rumus:
Setelah hasil muncul, arahkan kursor ke pojok kanan bawah sel D2, lalu klik dan tarik (drag) ke bawah untuk mengisi data siswa lainnya secara otomatis.
Fungsi Reference memungkinkan kita mencari dan mengambil data dari baris atau kolom tertentu, sangat berguna untuk mengotomatisasi dan mempermudah pekerjaan pengolahan data. Terdapat tiga fungsi utama: MATCH, INDEX, dan CHOOSE.
MATCH digunakan untuk menentukan posisi suatu nilai dalam satu baris atau satu kolom data (posisi ke-1, ke-2, ke-5, dst). Hasil dari fungsi MATCH selalu berupa angka yang menunjukkan posisi/letak data — bukan nilai datanya sendiri.
Format rumus:
=MATCH(lookup_value; lookup_array; [match_type])
Contoh Kasus: Mencari urutan sebuah nama murid dalam daftar nama murid yang mengunjungi perpustakaan pada tanggal tertentu, tanpa perlu membaca satu per satu dari awal.
=MATCH(F5; B2:B11; 0)
Jika nama yang dicari (misalnya "DANU") berada di posisi ke-7 dalam daftar, maka hasil rumus MATCH adalah angka 7.
INDEX digunakan untuk membaca nomor urutan tertentu, lalu mengembalikan nilai sesuai urutan tersebut. Berbeda dengan VLOOKUP, hasil dari fungsi INDEX berupa nilai yang tersimpan dalam tabel, bukan nomor posisi — sehingga fungsi ini sangat berguna ketika kamu sudah mengetahui letak posisi data dan ingin menampilkannya kembali.
Fungsi INDEX memiliki formula berikut:
=INDEX(array; row_num; [column_num])
Contoh:
=INDEX(B2:D5,2,3)
💡 MATCH dan INDEX sering digunakan bersama-sama: MATCH mencari posisi data, lalu INDEX menampilkan nilai pada posisi tersebut. Kombinasi ini menjadi alternatif VLOOKUP yang lebih fleksibel karena tidak terbatas mencari dari kolom paling kiri saja.
CHOOSE digunakan untuk memilih satu dari beberapa nilai berdasarkan nomor urutan tertentu. Nomor urutan tersebut biasanya diperoleh dari hasil fungsi lain (misalnya MATCH), lalu digunakan untuk menentukan data yang akan diambil kembali.
Format rumus:
=CHOOSE(index_num; value1; value2; value3; ...)
Fungsi CHOOSE bekerja layaknya "mesin pencari" di dalam rak berpustaka yang terusun dalam beberapa baris dan kolom. Jika kamu ingin mencari judul buku pada rak dan kolom tertentu, kamu tidak perlu menelusuri seluruh buku satu per satu — cukup memasukkan nomor rak dan kolom, dan Excel akan menemukan buku tersebut.
Hasil dari fungsi CHOOSE berupa nilai yang tersimpan dalam tabel, bukan nomor posisi. Oleh karena itu, fungsi ini sangat berguna ketika kamu telah mengetahui letak posisi data dan ingin mengambilnya kembali.
| Fungsi | Kegunaan Utama | Hasil yang Dikembalikan |
|---|---|---|
| VLOOKUP | Mencari data secara vertikal (kolom pertama) | Nilai data |
| HLOOKUP | Mencari data secara horizontal (baris pertama) | Nilai data |
| MATCH | Mencari posisi/urutan data | Angka posisi |
| INDEX | Mengambil nilai berdasarkan nomor baris & kolom | Nilai data |
| CHOOSE | Memilih nilai berdasarkan nomor urutan | Nilai data |
Lanjutkan ke tahap Kolaborasi, di mana kalian akan berdiskusi dan berlatih bersama kelompok untuk menerapkan fungsi VLOOKUP, HLOOKUP, MATCH, INDEX, dan CHOOSE pada studi kasus data nyata.
Belum ada aktivitas diskusi dari guru dan siswa.