Iklan Komersial dan Non Komersial

Guru: A.A. Sg. Istri Mas Wulandari, S.S.  |  Kelas: 8E

Tahap M: Mulai dari Diri

Anak-anak, sebelum kita membahas materi hari ini, coba ingat kembali berbagai iklan yang pernah kalian lihat, baik di televisi, YouTube, media sosial, maupun di jalan. Setiap hari kita melihat banyak iklan, tetapi hanya beberapa yang benar-benar menarik perhatian dan mudah diingat.

Setelah kalian menyaksikan video iklan yang ditayangkan, renungkan pengalaman kalian sendiri. Pikirkan iklan mana yang paling berkesan bagi kalian, apa yang membuat iklan tersebut menarik, dan bagaimana bahasa yang digunakan dapat memengaruhi penonton. Tidak ada jawaban yang benar atau salah. Sampaikan pendapat kalian berdasarkan pengalaman dan pengamatan masing-masing dengan percaya diri serta menghargai pendapat teman.

Silakan diskusikan pertanyaan berikut:

  1. Bagian dari iklan manakah yang paling menarik perhatian kalian? Mengapa?
  2. Di antara iklan-iklan yang pernah kalian lihat, adakah satu iklan yang masih kalian ingat hingga sekarang? Apa yang membuat iklan tersebut mudah diingat?
  3. Menurut kalian, bahasa seperti apa yang digunakan dalam iklan tersebut? Apakah bahasanya menarik, singkat, jelas, persuasif, atau mudah dipahami? Berikan alasannya.
Video Pembelajaran
Iklan Komersial
Iklan Non Komersial

Hasil Pengumpulan Tugas Siswa (Mulai dari Diri) Pantauan Orang Tua

Belum ada siswa yang mengumpulkan tugas.
Pantauan Ruang Diskusi Hanya Baca
Ajeng Tri Juliana Siswa17/07 20:30
Menurut saya, bagian iklan yang paling menarik perhatian adalah bagian pembuka dan slogan. Kalau pembukanya unik atau lucu, saya jadi ingin menonton sampai selesai. Slogan yang singkat juga lebih mudah diingat.

Menurut kalian, apakah iklan yang lucu lebih mudah diingat daripada iklan yang hanya memberikan informasi? Mengapa?
Cokorda Agung Purnananta Siswa17/07 20:54
@Ajeng Tri Juliana Menurut saya, iklan yang lucu lebih mudah diingat daripada iklan yang hanya memberikan informasi, karena unsur humor dapat membuat orang merasa senang dan tertarik saat melihatnya. Ketika sebuah iklan membuat penonton tertawa, biasanya mereka akan lebih mudah mengingat cerita, tokoh, atau slogan yang digunakan dalam iklan tersebut.

Namun, iklan yang hanya memberikan informasi juga tetap penting karena dapat menjelaskan keunggulan atau manfaat suatu produk dengan jelas. Menurut saya, iklan yang paling efektif adalah iklan yang menggabungkan informasi dengan kreativitas, misalnya menggunakan humor tetapi tetap menyampaikan pesan utama. Dengan begitu, iklan tidak hanya menghibur, tetapi juga membuat orang memahami produk yang ditawarkan.
A.A. Sg. Istri Mas Wulandari, S.S. Guru17/07 20:56
@Ajeng Tri Juliana Terima kasih atas pendapat yang sudah disampaikan. Penjelasan kamu sudah menunjukkan pemahaman yang baik tentang bagaimana sebuah iklan dapat menarik perhatian penonton. Memang benar, unsur humor dalam iklan sering kali membuat orang merasa terhibur sehingga pesan dalam iklan lebih mudah melekat di ingatan.

Selain lucu, iklan juga perlu memiliki pembuka yang menarik, slogan yang singkat dan mudah diingat, serta pesan yang jelas agar penonton memahami tujuan iklan tersebut. Iklan yang hanya memberikan informasi terkadang kurang menarik karena penonton bisa cepat merasa bosan, sedangkan iklan yang dikemas secara kreatif dapat membuat penonton lebih tertarik untuk melihat sampai selesai.

Namun, humor dalam iklan tetap harus disesuaikan dengan produk dan tidak boleh menghilangkan informasi penting yang ingin disampaikan. Jadi, iklan yang baik adalah iklan yang mampu menggabungkan kreativitas, hiburan, dan informasi sehingga dapat menarik perhatian sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat.