Uji Kandungan Makanan

Guru: Ni Kadek Melya Suryaningsih, S.Pd., Gr.  |  Kelas: 8A

Tahap A: Aksi Nyata

Selamat! Kalian telah mempelajari materi dan menyelesaikan kegiatan praktik. Sekarang saatnya menunjukkan hasil belajar kalian melalui Aksi Nyata.

Silakan unggah:

  • Hasil pengerjaan LKPD yang telah kalian selesaikan.
  • Hasil diskusi berupa kesimpulan, laporan, atau dokumentasi kegiatan sesuai petunjuk yang diberikan oleh guru.

Pastikan tugas yang diunggah sudah lengkap, rapi, dan sesuai dengan ketentuan. Periksa kembali sebelum menekan tombol Submit/Kirim.

Terima kasih atas kerja keras dan partisipasi kalian. Semoga pengalaman belajar hari ini semakin memperkuat pemahaman kalian terhadap materi yang telah dipelajari.

Selamat mengerjakan, dan sampai jumpa pada pembelajaran berikutnya! ?


Hasil Pengumpulan Tugas Siswa (Aksi Nyata) Pantauan Orang Tua
Kls/AbsenNama SiswaJawaban/Link TugasNilai & Umpan Balik Guru
8A / 01Ayyuban Fikri Nasiji Buka File Tugas
Nilai: 90
Guru: bagus, pertahankan
8A / 02Bajra Vikri Negara Buka File Tugas
Nilai: 85
Guru: bagus dan pertahankan
Pantauan Ruang Diskusi Hanya Baca
Ayyuban Fikri Nasiji Siswa17/07 20:09
Hasil Diskusi

Berdasarkan hasil pengamatan, setiap bahan makanan memiliki kandungan zat gizi yang berbeda. Pada uji amilum menggunakan larutan Lugol/Iodin, makanan yang mengandung amilum akan berubah warna menjadi biru kehitaman. Roti, nasi, dan pisang menunjukkan perubahan warna sehingga mengandung amilum, sedangkan tahu tidak menunjukkan perubahan warna yang berarti sehingga kandungan amilumnya sangat sedikit atau tidak ada.

Pada uji protein menggunakan larutan Biuret, makanan yang mengandung protein akan berubah warna menjadi ungu. Tahu mengalami perubahan warna menjadi ungu sehingga mengandung protein. Roti, nasi, dan pisang tidak menunjukkan perubahan warna ungu yang jelas sehingga kandungan proteinnya sedikit atau tidak terdeteksi pada uji ini.

Dari hasil praktikum dapat diketahui bahwa setiap jenis makanan memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Oleh karena itu, tubuh memerlukan berbagai jenis makanan agar kebutuhan zat gizi dapat terpenuhi.

Kesimpulan

1. Larutan Lugol/Iodin digunakan untuk menguji kandungan amilum, sedangkan larutan Biuret digunakan untuk menguji kandungan protein.
2. Roti, nasi, dan pisang mengandung amilum, sedangkan tahu mengandung protein.
3. Setiap makanan memiliki kandungan zat gizi yang berbeda, sehingga kita perlu mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi seimbang agar kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi dan pertumbuhan tetap optimal.
Ni Kadek Melya Suryaningsih, S.Pd., Gr. Guru17/07 20:36
@Ayyuban Fikri Nasiji Bagus, hasil diskusi dan kesimpulan sudah sesuai dengan hasil praktikum. Terus tingkatkan ketelitian dalam mengamati dan menghubungkan hasil percobaan dengan konsep nutrisi.
Bajra Vikri Negara Siswa17/07 20:28
Hasil Diskusi

Dari hasil praktikum, kami mengetahui bahwa setiap makanan memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Roti, nasi, dan pisang mengandung amilum karena berubah warna saat diuji dengan larutan Lugol. Tahu mengandung protein karena berubah warna ungu saat diuji dengan larutan Biuret. Jadi, tidak semua makanan memiliki kandungan gizi yang sama.

Kesimpulan

1. Setiap makanan memiliki kandungan nutrisi yang berbeda.
2. Lugol digunakan untuk menguji amilum, sedangkan Biuret digunakan untuk menguji protein.
3. Kita perlu makan makanan yang beragam agar kebutuhan gizi tubuh terpenuhi dan tubuh dapat tumbuh dengan baik.
Ni Kadek Melya Suryaningsih, S.Pd., Gr. Guru17/07 20:37
@Bajra Vikri Negara Bagus, hasil diskusi dan kesimpulan sudah benar. Pertahankan semangat belajar dan terus teliti saat melakukan praktikum.