Berikut contoh Eksplorasi Konsep yang menarik, komunikatif, lengkap, dan mudah dipahami. Alurnya dibuat mengikuti pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan deep learning, sehingga siswa diajak menemukan sendiri konsep SPLDV sebelum mempelajari metode penyelesaiannya.
Perhatikan ilustrasi berikut.
π Di Kantin Sekolah
Pada jam istirahat, dua orang siswa membeli makanan.
Pembelian 1
2 roti
1 susu
Total harga = Rp17.000
Pembelian 2
1 roti
2 susu
Total harga = Rp16.000
βPertanyaannya:
Berapa harga satu roti dan satu susu?
Sebelum belajar rumus, coba diskusikan pertanyaan berikut.
Informasi apa saja yang kalian peroleh dari cerita di atas?
Apa yang belum diketahui?
Dapatkah harga roti langsung diketahui?
Mengapa kita memerlukan dua informasi pembelian?
Menurut kalian, bagaimana cara menentukan harga masing-masing barang?
Tuliskan hasil diskusi kalian pada LKPD.
Dalam matematika, sesuatu yang belum diketahui biasanya kita lambangkan dengan huruf.
Misalnya:
Harga roti = x
Harga susu = y
Maka informasi pertama dapat ditulis menjadi
2x + y = 17.000
Sedangkan informasi kedua menjadi
x + 2y = 16.000
Nah...
Kalian sekarang memiliki dua persamaan yang harus dipenuhi secara bersamaan.
Inilah yang disebut Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel adalah
sekumpulan dua persamaan linear yang memiliki dua variabel dan harus dipenuhi secara bersamaan sehingga diperoleh satu pasangan penyelesaian.
Sederhananya,
kita mencari dua nilai yang dapat memenuhi kedua persamaan sekaligus.
Secara umum SPLDV ditulis sebagai
[ax+by=c]
[dx+ey=f]
dengan:
x dan y = variabel
a, b, c, d, e, f = bilangan real
minimal salah satu koefisien x dan y tidak bernilai nol.
Disebut linear karena:
pangkat variabel hanya 1
tidak ada
x²
y²
√x
xy
Contoh SPLDV
β 2x + y = 5
β 3x − 2y = 8
Bukan SPLDV
β x² + y = 5
β xy = 8
β √x + y = 6
Tanpa disadari, SPLDV sering digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah nyata.
Misalnya:
π Menentukan harga barang di supermarket
π Menghitung harga makanan di kantin
π« Menentukan harga tiket dewasa dan anak
π Menghitung tarif transportasi
π± Menentukan paket internet
β½ Menghitung jumlah pemain berdasarkan informasi tertentu
π Menentukan jumlah buku berdasarkan total harga
Artinya...
Matematika sangat membantu kita mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.
Di toko alat tulis,
3 buku dan 2 pensil berharga Rp23.000.
Sedangkan
2 buku dan 1 pensil berharga Rp15.000.
Misalkan
Harga buku = x
Harga pensil = y
Maka diperoleh
3x + 2y = 23.000
2x + y = 15.000
Inilah contoh SPLDV.
Di tempat parkir terdapat mobil dan motor.
Jumlah kendaraan = 25
Jumlah roda = 74
Misalkan
Mobil = x
Motor = y
Maka
x + y = 25
4x + 2y = 74
Ini juga merupakan SPLDV.
Ada beberapa cara untuk menentukan penyelesaian SPLDV.
Kedua persamaan digambar pada bidang koordinat.
π Titik perpotongan kedua garis merupakan penyelesaiannya.
Kelebihan:
mudah dipahami secara visual
Kekurangan:
kurang teliti jika hasil bukan bilangan bulat.
Caranya:
mencari salah satu variabel terlebih dahulu
kemudian menggantikannya ke persamaan lainnya.
Contoh
x + y = 10
maka
x = 10 − y
Kemudian nilai tersebut dimasukkan ke persamaan kedua.
Caranya:
menghilangkan salah satu variabel dengan menjumlahkan atau mengurangkan kedua persamaan.
Misalnya
2x + y = 17
2x − y = 7
Jumlahkan kedua persamaan sehingga
4x = 24
x = 6
Metode ini merupakan kombinasi
β Eliminasi
kemudian
β Substitusi
Metode ini paling sering digunakan karena lebih cepat dan efisien.
Saat mengerjakan soal cerita, lakukan langkah berikut.
β Tentukan apa yang diketahui.
β Tentukan apa yang ditanyakan.
β Misalkan variabel.
β Bentuk dua persamaan.
β Pilih metode penyelesaian.
β Tuliskan jawaban sesuai konteks soal.
Belum ada aktivitas diskusi dari guru dan siswa.