Digestive System Disorders

Guru: Ni Kadek Melya Suryaningsih, S.Pd.,Gr. Kelas Target: 8B

Tahap M: Mulai dari Diri

Welcome to the Grisda Mekar LMS

Hello, students! We hope you are healthy, happy, and full of enthusiasm for learning today. Through the Grisda Mekar LMS, you will learn, explore new materials, discuss various topics, and develop new knowledge and skills that will be useful in your daily life.

Before we begin our learning adventure, let’s watch the learning video provided on this page. While watching the video, pay close attention and take note of important information related to the questions below. Don’t worry if you do not know the correct answers yet. You are free to answer based on the knowledge and experiences you currently have.

To spark your curiosity about digestive system disorders, let’s reflect on the following questions:

  1. Why can our stomach feel very painful, crampy, or nauseous when we skip a meal or eat food that is too spicy?
  2. How can not drinking enough water and not eating enough fiber affect the process of passing waste from our bodies?

Let’s Write Your Answers in the Discussion Forum!

.

.

Selamat Datang di LMS Grisda Mekar

Halo, ananda semuanya! Semoga hari ini ananda senantiasa sehat, bahagia, dan penuh semangat untuk belajar. Melalui LMS Grisda Mekar ini, ananda akan belajar, mengeksplorasi materi, berdiskusi, serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan baru yang bermanfaat. Sebelum memulai petualangan belajar kita, mari tonton video pembelajaran yang telah tersedia di halaman ini. Sambil menyimak video, perhatikan dan catatlah informasi penting yang berkaitan dengan pertanyaan di bawah ini. Jangan khawatir apabila ananda belum mengetahui jawaban yang benar, karena ananda bebas menjawab sesuai dengan pengetahuan serta pengalaman yang ananda miliki saat ini.

Untuk memancing rasa ingin tahu ananda mengenai gangguan pada sistem pencernaan, yuk renungkan pertanyaan berikut:

  1. Mengapa perut kita bisa terasa sangat perih, melilit, atau mual saat terlambat makan atau setelah menyantap makanan yang terlalu pedas?
  2. Bagaimana kebiasaan kurang minum air putih dan kurang mengonsumsi makanan berserat dapat memengaruhi kelancaran proses pembuangan sisa makanan dari tubuh kita?

Ayo Tuliskan Jawabanmu di ruang Diskusi!


Hasil Tugas Siswa (Mulai dari Diri) Pantauan Orang Tua

Belum ada siswa yang mengumpulkan tugas.
Pantauan Ruang Diskusi Hanya Baca
Jessline Christabell Violina Siswa 09 Aug 14:59
1. When we skip a meal, our stomach still produces acid, which can make our stomach feel painful, crampy, or nauseous. Eating very spicy food can also irritate the stomach and cause pain or nausea.

2. Not drinking enough water and not eating enough fiber can make our stool hard and difficult to pass. As a result, we may experience constipation.

1. Saat kita melewatkan makan, lambung tetap menghasilkan asam yang dapat membuat perut terasa sakit, kram, atau mual. Makanan yang terlalu pedas juga dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan sakit atau mual.

2. Kurang minum air dan kurang makan serat dapat membuat feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan. Akibatnya, kita bisa mengalami sembelit.
Ni Luh Putu Sumiani Melati Adila Putri Siswa 09 Aug 15:11
1.Skipping meals or eating spicy food can cause a burning, cramping sensation and nausea due to rising stomach acid and irritation of the stomach lining.
2.Insufficient water and fiber intake causes stool to become hard and dry, making it difficult to pass through the intestines. This forces the intestines to work harder, leading to constipation—a painful condition characterized by difficulty passing stool.

1.Perut terasa perih, melilit, dan mual saat terlambat makan atau makan pedas karena naiknya asam lambung dan iritasi pada dinding lambung.
2.Kurang minum air putih dan kurang makan serat menyebabkan feses menjadi keras, kering, dan sulit bergerak di dalam usus. Hal ini membuat usus harus bekerja lebih berat, sehingga berujung pada sembelit atau susah buang air besar yang menyiksa tubuh.
Ni Luh Putu Nadia Cahya Kusuma Siswa 09 Aug 15:12
English :
1. Lack of drinking water and fiber makes stool hard and dry, causing constipation or difficulty defecating.
2. Eating late can cause heartburn and nausea because stomach acid irritates an empty stomach. Spicy foods can also cause burning, stinging, and cramping.

Indonesia :
1. Kurang minum air dan serat membuat feses keras dan kering sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar.
2. Terlambat makan dapat menyebabkan perut perih dan mual karena asam lambung mengiritasi lambung kosong. Makanan pedas juga dapat menimbulkan rasa panas, perih, dan melilit.
I Nyoman Ananta Ramadika Siswa 09 Aug 15:16
1. Causes of Stomach Pain and CrampsSkipping Meals: Stomach acid (HCl) continues to be produced even when there is no food. This acid erodes and irritates the empty stomach lining, triggering a painful sensation and nausea (gastritis).Spicy Food: The capsaicin compound in chili peppers irritates the stomach. This causes the stomach muscles to contract excessively (cramp) in an effort to expel the food.2. Impact of Lacking Water and FiberLack of Fiber: Food waste loses volume and bulk, making it difficult for the large intestine to perform squeezing movements (peristalsis) to push it out.Lack of Water: The body experiences dehydration, causing the large intestine to absorb excessive amounts of water from the food waste.The Result: The food waste becomes very dry, hard, clumpy, and triggers constipation.

1. Penyebab Perut Perih dan MelilitTerlambat Makan: Asam lambung (HCl) tetap diproduksi meski tidak ada makanan. Asam ini mengikis dan mengiritasi dinding lambung kosong, memicu rasa perih dan mual (maag).Makanan Pedas: Senyawa kapsaisin pada cabai mengiritasi lambung. Hal ini memicu otot lambung berkontraksi secara berlebihan (kram) untuk mengeluarkan makanan tersebut.2. Dampak Kurang Air dan SeratKurang Serat: Sisa makanan kehilangan volume dan massa, sehingga usus besar sulit melakukan gerakan meremas (peristaltik) untuk mendorongnya keluar.Kurang Air: Tubuh mengalami dehidrasi, sehingga usus besar menyerap air dari sisa makanan secara berlebihan.Akibatnya: Sisa makanan menjadi sangat kering, keras, menggumpal, dan memicu konstipasi (sembelit).
Ni Komang Ayuning Dewi Siswa 09 Aug 17:05
1.karena terlambat makan Pas perut kosong, asam lambung nggak punya bahan buat dicerna, jadi malah ngikis dinding lambung sendiri. Makanya timbul rasa perih atau mual.

Makan pedas: Rasa pedas dari cabai memicu iritasi di saluran cerna dan bikin usus kaget/kram, makanya perut kerasa mulas dan melilit

2.fiber functions to bind water and soften food waste, while water lubricates the digestive tract so that stool can pass easily. If we dont drink enough water and eat enough fiber, the food waste in the large intestine loses moisture, becoming hard and dry. As a result, the elimination process slows down and leads to constipation
Kadek Dwi Aditya Siswa 09 Aug 18:05
1. The stomach can feel painful, crampy, or nauseous because it still produces stomach acid when we skip meals. Spicy food can also irritate the stomach.


2. Not drinking enough water and eating too little fiber can make stool hard and difficult to pass, causing constipation.
1. Perut terasa perih, melilit, atau mual karena lambung tetap menghasilkan asam saat terlambat makan. Makanan terlalu pedas juga dapat mengiritasi lambung.


2. Kurang minum dan kurang serat dapat membuat feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan sehingga menyebabkan sembelit (konstipasi).
Komang Asti Indrayanti Siswa 09 Aug 18:16
1. Saat terlambat makan, asam lambung menumpuk dan mengiritasi dinding lambung. Makanan terlalu pedas merangsang lambung memproduksi lebih banyak asam serta mengiritasi lapisannya, sehingga timbul rasa perih, melilit, dan mual.

2. Kurang air membuat sisa makanan menjadi keras dan kering. Kurang serat membuat usus sulit mendorong sisa makanan keluar. Akibatnya pencernaan jadi lambat dan sulit buang air besar.

1. When you delay eating, stomach acid builds up and irritates the stomach lining. Very spicy food triggers more acid production and irritates the stomach wall too, causing pain, cramping, and nausea.

2. Lack of water makes food waste hard and dry. Lack of fibre makes it hard for intestines to push waste out. This slows digestion and makes bowel movements difficult.
Komang Aqila Mutiara Kasih Siswa 09 Aug 18:19
Terlambat makan / Pedas: Lambung kosong terkikis oleh asam lambung, dan zat pedas (kapsaisin) mengiritasi dinding lambung sehingga memicu rasa perih, mual, dan melilit.
Kurang air & serat: Feses menjadi keras dan kering sehingga sulit didorong usus, yang menyebabkan konstipasi (sembelit).
Kadek Sintya Maharani Siswa 09 Aug 18:26
1.Perut bisa terasa perih, melilit, atau mual karena terlambat makan membuat asam lambung meningkat. Makanan terlalu pedas juga dapat mengiritasi lambung
The stomach can feel painful, crampy, or nauseous because skipping meals can increase stomach acid. Spicy foods can also irritate the stomach.
2.Kurang minum air dan serat dapat membuat feses menjadi keras sehingga sulit dikeluarkan dan menyebabkan sembelit (konstipasi).

Drinking too little water and eating too little fiber can make stool hard and difficult to pass, causing constipation
Ni Putu Dian Amanda Putri Siswa 09 Aug 18:33
english

Eating Too Spicy: Spicy foods contain capsaicin, a chemical compound that irritates the mucosal lining of the digestive tract, increases acid production, and triggers intense contractions in the intestinal muscles (cramping).

Skipping Meals: The stomach continuously produces gastric acid on a normal schedule. When food is absent, this excess acid irritates the stomach lining, causing pain and nausea.
Lack of Fiber: Fiber adds bulk and softness to stool. Without enough fiber, waste moves sluggishly through the colon.
Lack of Water: The large intestine reabsorbs excess water from the slow-moving waste, leaving the stool hard and dry.



indonesia

Saat Terlambat Makan: Lambung tetap memproduksi asam lambung meskipun kosong. Karena tidak ada makanan yang dicerna, asam tersebut akhirnya mengiritasi dinding lambung, menimbulkan rasa perih dan mual.
Setelah Makan Pedas: Kandungan zat capsaicin pada cabai mengiritasi lapisan mukosa lambung dan saluran pencernaan, memicu peningkatan produksi asam serta kontraksi otot usus yang berlebihan sehingga perut terasa melilit.

Kurang Serat: Serat berfungsi menambah massa feses dan mengikat air. Tanpa serat yang cukup, sisa makanan bergerak lebih lambat di usus.
Kurang Minum Air Putih: Usus besar akan menyerap sisa air secara berlebihan dari feses, menyebabkannya menjadi keras dan kering.
Ni Komang Khirana Maharani Siswa 09 Aug 18:38
1.Skipping meals can leave the stomach empty and acidic, which may cause stomach pain, cramps, or nausea. Spicy food can irritate the stomach lining and cause similar discomfort.

2.Not drinking enough water and eating too little fiber can make stool hard and difficult to pass, causing constipation.

1.Melewatkan makan dapat membuat lambung kosong dan tetap menghasilkan asam, sehingga menyebabkan sakit perut, kram, atau mual. Makanan pedas dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

2.Kurang minum air dan kurang makan serat dapat membuat feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan, sehingga menyebabkan sembelit.
Ni Luh Sarita Putri Eka Suari Siswa 09 Aug 18:39
1. Causes of Stomach Pain, Cramps, or NauseaLate Meals: An empty stomach allows stomach acid to directly irritate the stomach lining, causing pain and nausea.Spicy Food: The capsaicin compound in chili irritates the stomach lining, triggering strong muscle contractions (cramps) and nausea.

2. Effects of Lacking Water and FiberCause of Constipation: Fiber softens the stool, while water lubricates the digestive tract.Result: Lacking both causes the large intestine to absorb too much water, making the stool hard and dry, which leads to constipation.

1. Penyebab Perut Perih, Melilit, atau MualTerlambat Makan: Lambung kosong menyebabkan asam lambung (HCl) langsung mengikis dan mengiritasi dinding lambung.Makanan Pedas: Senyawa kapsaisin dalam cabai mengiritasi lapisan mukosa lambung dan memicu kontraksi otot perut yang berlebihan.

2. Akibat Kurang Minum dan Kurang SeratKurang Serat: Feses kehilangan massa/volume dan tidak memiliki tekstur yang lunak.Kurang Air: Usus besar akan menyerap air secara berlebihan dari sisa makanan sehingga feses menjadi sangat kering dan keras.Dampak Akhir: Kombinasi keduanya menyebabkan gangguan konstipasi (sembelit) yang menghambat kelancaran buang air besar.
Komang Ditya Triatmaja Siswa 09 Aug 18:43
1. When we miss a meal, the stomach continues to produce acid, which may cause discomfort, cramps, or nausea. Consuming very spicy foods can also upset the stomach and lead to pain or nausea.

2. Drinking too little water and consuming insufficient fiber can make our stool dry and harder to pass. This can eventually lead to constipation.
(In indonesia)
1. Ketika kita tidak makan pada waktunya, lambung tetap menghasilkan asam yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, kram, atau mual. Mengonsumsi makanan yang sangat pedas juga dapat mengganggu kondisi lambung dan menimbulkan rasa sakit atau mual.

2. Terlalu sedikit minum air dan mengonsumsi serat dalam jumlah yang kurang dapat membuat feses menjadi kering dan lebih sulit dikeluarkan. Hal tersebut akhirnya dapat menyebabkan sembelit.
Ni Kadek Ayu Sri Apriani Dewi Siswa 09 Aug 18:45
1. Perut bisa terasa sakit atau mual karena lambung tetap menghasilkan asam saat kosong. Makanan pedas juga dapat mengiritasi lambung.

2. Kurang minum air dan kurang makan serat dapat membuat feses menjadi keras dan menyebabkan sembelit.

1. Our stomach can hurt or feel nauseous because an empty stomach produces acid. Spicy food can also irritate the stomach.

2. Not drinking enough water and eating little fiber can make stools hard and cause constipation.
Komang Alyssa Dhirakarina Paryatni Putri Siswa 09 Aug 19:25
Bahasa Inggris
1. Our stomach feels painful, crampy, or nauseous when we skip meals or eat too much spicy food due to chemical and mechanical reactions inside the digestive system.
2. In short, a lack of water and fiber makes the stool hard and difficult to push, which triggers constipation

Bahasa Indonesia
1.Lambung kita bisa terasa sakit, melilit, atau mual saat telat makan atau kebanyakan makan pedas karena ada reaksi kimia dan mekanis di dalam sistem pencernaan
2. Singkatnya, kurang air dan kurang serat bikin feses keras dan susah didorong, sehingga memicu sembelit
I Gusti Ayu Istania Pranandani Siswa 09 Aug 19:49
1. The stomach makes strong acid to break down food all the time.
Hot spices burn and irritate the soft Li-Ning inside the stomach.

2. Fiber adds bulk and soft weight to the food waste inside. Fiber holds onto water to keep your stool soft and wet.

1. Terlambat makan, asam lambung naik dan melukai dinding lambung. Makanan pedas mengandung zat Capsaicin yang memicu iritasi pada lapisan lambung. Iritasi ini mengirim sinyal sakit dan rasa mual ke otak kita.

2. Serat berfungsi menambah volume dan melembutkan kotoran di usus. Kurang serat membuat kotoran kecil, padat, dan bergerak sangat lambat.
I Wayan Kian Satya Nareswara Siswa 09 Aug 20:05
The stomach can feel painful, crampy, or nauseous when we eat late because the stomach continues to produce acid even when it is empty. Eating very spicy food can also irritate the stomach and cause discomfort.
Drinking too little water and not eating enough fiber can make bowel movements difficult. Water and fiber help make the stool softer, so without enough of them, we can experience constipation and have difficulty passing waste.
Ni Kadek Dea Chika Lestari Siswa 09 Aug 21:36
1. Lambung kosong menghasilkan asam berlebih sehingga bisa mengikis dinding lambung dan menyebabkan rasa perih
An empety stomach produces excess acid, which erodes the stomach lining and causes a burning sensation

2. Usus besar akan menyerap air dari sisa makanan secara berlebihan, menyebabkan feses menjadi sangat kering dan padat
The large intestine absorbs excessive water from the remaining food, causing the stool to become very dry and hard
Ni Komang Karyerna Nayla Cantika Dewi Siswa 10 Aug 06:07
1. Your stomach keeps making stomach acid and digestive enzymes even if there's no food. With nothing to digest, that acid starts irritating the stomach lining. That's what causes the crampy pain, hunger pangs, and sometimes nausea. Spicy food has compounds like capsaicin. It irritates the nerve endings in your stomach lining and speeds up digestion.
2. Without enough fiber, waste moves slower through the intestines and there's nothing to push.

1. Perut kita terus memproduksi asam lambung dan enzim pencernaan meskipun tidak ada makanan. Karena tidak ada makanan untuk dicerna, asam itu jadi mengiritasi dinding lambung. Itulah yang menyebabkan rasa sakit kram, lapar, dan kadang mual. Makanan pedas mengandung senyawa seperti capsaicin. Senyawa itu mengiritasi ujung saraf di dinding lambung dan mempercepat pencernaan.
2. Tanpa serat yang cukup, sisa makanan bergerak lebih lambat di usus dan tidak ada yang "mendorongnya" keluar.
Zefanya Sherinne Angelica Siswa 10 Aug 06:30
1.Stomach pain from late eating and spicy food is triggered by gastric acid irritation and chemical nerve stimulation, whereas a lack of water and fiber hinders digestion by causing hard stools and constipation.

2.Fiber adds essential bulk to stool.Larger stool moves through intestines faster.Missing fiber slows down waste transit.Water keeps food waste moist.Dehydration forces the colon to extract fluids.This extraction leaves the stool very dry.Food waste becomes hard to pass.The final result is painful constipation.
I Komang Adnyana Putra Siswa 10 Aug 06:32
1.karena terlambat makan Pas perut kosong, asam lambung nggak punya bahan buat dicerna, jadi malah ngikis dinding lambung sendiri. Makanya timbul rasa perih atau mual.Makan pedas: Rasa pedas dari cabai memicu iritasi di saluran cerna dan bikin usus kaget/kram, makanya perut kerasa mulas dan melilit

2.fiber functions to bind water and soften food waste, while water lubricates the digestive tract so that stool can pass easily. If we dont drink enough water and eat enough fiber, the food waste in the large intestine loses moisture, becoming hard and dry. As a result, the elimination process slows down and leads to constipation
I Dewa Ayu Made Gina Cantika Siswa 10 Aug 06:38
1. Mengapa perut kita bisa terasa sangat perih, melilit, atau mual saat terlambat makan atau setelah menyantap makanan yang terlalu pedas?
Menurut aku, kalau telat makan perut jadi perih karena lambung tetap ngeluarin asam padahal nggak ada makanan buat dicerna. Jadi asamnya malah “mencerna” dinding perut sendiri.
Kalau makan terlalu pedas juga sama, pedasnya bikin lambung iritasi dan asam lambung naik, makanya rasanya melilit dan mual.

2. Bagaimana kebiasaan kurang minum air putih dan kurang mengonsumsi makanan berserat dapat memengaruhi kelancaran proses pembuangan sisa makanan dari tubuh kita?
Kalau kurang minum air dan kurang makan sayur/buah, BAB jadi susah. Soalnya air sama serat itu fungsinya buat bikin feses jadi lunak dan gampang keluar. Kalau kurang, fesesnya jadi keras dan kita bisa sembelit.


1. Why can our stomach feel very painful, crampy, or nauseous when we skip a meal or eat food that is too spicy?
I think when we skip a meal, our stomach still makes acid but there’s no food. So the acid hurts our stomach and makes it cramp and feel sick.
Spicy food also makes our stomach irritated, that’s why it feels hot and painful.

2. How can not drinking enough water and not eating enough fiber affect the process of passing waste from our bodies?
Water and fiber help make our poop soft and easy to come out. If we don’t drink enough water and don’t eat vegetables or fruit, our poop becomes hard and we can get constipated.