I Dewa Ayu Made Gina Cantika Siswa
13 Aug 13:19
1. Jika lagu punya aturan irama dan ketukan, apakah mantra juga punya aturan? Mengapa?
Iya, mantra juga punya aturan yang sangat ketat.
Aturannya meliputi:
- Irama / Nada / Nada suara : Mantra dilafalkan dengan nada tertentu. Di Weda ada 3 nada dasar: udātta, anudātta, svarita
- Ketukan / Ritme : Ada panjang-pendek suku kata, jeda, dan pengulangan
- Pelafalan / Aksara : Tidak boleh salah huruf. 1 huruf salah bisa beda arti
- Waktu pengucapan : Ada mantra pagi, siang, malam
Mengapa?
Karena dalam ajaran Hindu, mantra bukan sekedar "doa". Mantra dianggap sebagai getaran suci / vibrasi kosmik.
Sama seperti lagu, kalau nadanya salah jadi fals. Kalau mantra salah lafal/getaran, energinya bisa tidak sampai atau malah salah. Tujuannya biar selaras dengan alam semesta dan para Dewa.
2. Mengapa masyarakat Hindu memperhatikan waktu tertentu ketika akan melaksanakan upacara?
Karena Hindu percaya waktu itu punya energi berbeda-beda.
Alasannya:
1. Tri Sandhya: Ada 3 waktu suci dalam sehari - pagi, siang, sore. Energi alam paling bersih
2. Hari Baik / Rahina: Ada hari Dewa, ada hari Tilem, Purnama, Kajeng Kliwon. Setiap hari ada dewanya
3. Masa: Ada bulan baik untuk nikah, potong gigi, dll. Ada juga "hari tidak baik"
4. Selaras dengan alam: Tanam padi, panen, mecaru biasanya ikut musim dan kalender Bali Saka
Jadi bukan sekedar tradisi, tapi biar upacaranya "tepat sasaran" secara spiritual dan energi alamnya mendukung.
3. Mengapa dalam ajaran Hindu ada aturan mengenai pelaksanaan upacara dan yajña?
Yajña = pengorbanan suci
untuk menjaga keseimbangan.
Alasannya ada 5, disebut Panca Yajña:
1. Dewa Yajña : ke Sang Hyang Widhi - biar hubungan ke Tuhan harmonis
2. Pitra Yajña: ke leluhur - biar menghargai asal-usul
3. Rsi Yajña : ke guru/kitab suci - biar ilmu tetap jalan
4. Manusa Yajña: ke sesama manusia - biar sosial harmonis
5. Bhuta Yajña : ke alam/makhluk lain - biar alam seimbang
Mengapa ada aturan?
Biar tertib, suci, dan bermakna.
Sama seperti masak ada resep. Kalau bahan, cara, waktu, dan niatnya benar, hasilnya bagus. Kalau sembarangan, tujuannya jadi tidak tercapai.
Aturan itu menjaga 3 hal: Tata, Titi, Susila = tertib, tepat, dan beretika.
Intinya: Lagu ada not, mantra ada swara. Upacara ada waktu, hidup ada aturan. Semua biar selaras dan tidak kacau.